I. Pemberian
Obat Melalui Intrakutan (IC)
Pemberian obat yang
dilakukan dengan cara memasukkan obat ke dalam jaringan kulit yang dilakukan
untuk tes alergi terhadap obat yang akan diberikan. Pada umumnya diberikan pada
pasien yang akan diberikan obat antibiotik. Pemberian intrakutan pada dasarnya
dibawah kulit atau dibawah dermis/ epidermis. Secara umum pada daerah lengan
tangan dan daerah ventral.
Ø Alat
dan Bahan
1. Catatan
pemberian obat
2. Obat
dalam tempatnya
3. Spuit
1 cc
4. Kapas
alkohol dalam tempatnya
5. Cairan
pelarut
6. Bak
injeksi
7. Bengkok
8. Perlak
Ø Prosedur
Kerja
1. Salam
pada pasien
2. Jelaskan
prosedur yang akan dilakukan
3. Cuci
tangan
4. Pakai
sarung tangan
5. Bebaskan
daerah yang akan dilakukan suntikan
6. Pasang
perlak/ pengalas pada bawah daerah yang akan dilakukan injeksi intrakutan
7. Ambil
obat yang akan dilakukan tes alergi. Kemudian larutkan/ encerkan dengan aquades
(cairan pelarut), ambil 0,55 cc dan encerkan lagi sampai 1 cc, lalu siapkan
pada bak injeksi
8. Desinfektan
daerah yang akan dilakukan suntikan dengan kapas alkohol
9. Lakukan
penusukan dengan lubang jarum menghadap ke atas membentuk sudut 15 - 200
terhadap permukaan kulit
10. Semprotkan
obat hingga terjadi gelembung
11. Tarik
spuit dan tidak boleh dilakukan masase
12. Lingkari
area penusukan dengan menggunakan ballpoint
13. Tunggu
± 10 – 15 menit, kemudian catat reaksi yang terjadi
14. Jika
terdapat reaksi bintik kemerahan dan pasien merasakan gatal disekitar area
penusukan, maka pemberian obat tidak boleh diberikan
15. Rapikan
pasien
16. Lepas
sarung tangan
17. Cuci
tangan setelah prosedur dilakukan

Ø Dokumentasi
1. Mencatat
tanggal dan waktu pelaksanaan tindakan
2. Mencatat
hasil pengkajian sebelum, selama dan setelah tindakan prosedur
3. Mencatat
hasil observasi klien selama dan setelah tindakan
Ø Sikap
1. Sistematis
2. Hati
– hati
3. Berkomunikasi
4. Mandiri
5. Teliti
6. Tanggap
terhadap respon klien
7. Rapi
8. Menjaga
privasi
9. sopan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar