Sabtu, 29 Mei 2021

Pemberian Obat Melalui Subkutan (SC)

 

I.     Pemberian Obat Melalui Subkutan (SC)

Pemberian obat yang dilakukan dengan suntikan dibawah kulit dapat dilakukan pada daerah lengan atas sebelah luar atau 1/3 bagian dari bahu, paha sebelah luar, daerah dada dan sekitar umbilikus (abdomen). Pemberian obat melalui subkutan ini umumnya dilakukan dalam program pemberian insulin yang digunakan untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Pemberian insulin terdapat dua tipe larutan yaitu jernih dan keruh. Larutan jernih disebut juga sebagai insulin reaksi cepat (insulin reguler). Larutan keruh terjadi karena adanya penambahan protein sehingga memperlambat absorbsi obat atau juga termasuk reaksi insulin tipe lambat.

Ø  Alat dan Bahan

1.      Catatan pemberian obat

2.      Obat dalam tempatnya

3.      Spuit insulin

4.      Kapas alkohol dalam tempatnya

5.      Cairan pelarut (aquades/Ns)

6.      Bak injeksi

7.      Bengkok

Ø  Prosedur Kerja

1.      Salam pada pasien

2.      Jelaskan maksud dan tujuan tentang prosedur yang akan dilakukan

3.      Cuci tangan

4.      Bebaskan daerah yang akan dilakukan suntikan apabila pasien menggunakan baju lengan panjang

5.      Ambil obat dari tempatnya sesuai dengan dosis yang akan diberikan, kemudian tempatkan di bak injeksi

6.      Tegangkan daerah yang akan dilakukan suntikan dengan tangan kiri

7.      Desinfeksi dengan kapas alkohol

8.      Lakukan penusukan dengan lubang jarum menghadap ke atas membentuk sudut 30 - 450 terhadap permukaan kulit

9.      Lakukan aspirasi, bila tidak ada darah semprotkan obat secara perlahan hingga habis

10.  Tarik spuit dan tahan dengan kapas alkohol

11.  Rapikan pasien kembali

12.  Bereskan peralatan

13.  Sampaikan pada pasien bahwa pemberian obat telah selesai

14.  Lepas sarung tangan

15.  Cuci tangan setelah prosedur dilakukan

 

Ø  Dokumentasi

1.      Mencatat tanggal dan waktu pelaksanaan tindakan

2.      Mencatat hasil pengkajian sebelum, selama dan setelah tindakan prosedur

3.      Mencatat hasil observasi klien selama dan setelah tindakan

Ø  Sikap

1. Sistematis

2. Hati – hati

3. Berkomunikasi

4. Mandiri

5. Teliti

6. Tanggap terhadap respon klien

7. Rapi

8. Menjaga privasi

9. Sopan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOP PEMERIKSAAN FISIK PADA ANAK

  ALAT DAN BAHAN   1.       Stetoskop 2.       Manset anak 3.       Tensimeter 4.       Timbangan anak 5.       Termometer 6. ...